Hawksbill sea turtle
The hawksbill sea turtle is a sea turtle with a sharp, hooked beak and a shell with a saw-edged rear. It lives mainly in warm tropical reefs in the Atlantic, Indian and Pacific Oceans. It is critically endangered, and its flesh can become toxic to eat.1

Cara mengenalinya
- Sharp, curving, hooked beak-like mouth1
- Shell edge at the rear looks serrated, like a saw or steak knife1
- Shell has an amber background with light and dark streaks, and black or mottled-brown colours at the sides1
- Two visible claws on each front flipper1
- Shell colour changes slightly with water temperature1
Kekuatan racun
Ia hanya berbahaya jika ada yang memakannya.
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.The main risk to people is from eating its flesh, which can become toxic after the turtle eats venomous cnidarians (jellyfish-like animals). The sources give no figures for illness or deaths.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
It uses its strong shell to squeeze into tight spaces in reefs, and it may seek places where it can camouflage or hide from predators.1
Jika seseorang menyentuh atau memakannya
- Jika seseorang memakannya atau mengalami gejala setelah memakannya: segera hubungi nomor darurat atau pusat informasi keracunan.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika kamu menyentuh atau memakannya: jangan mengucek mata atau mulut, cuci tangan, dan cari bantuan medis.
Ia tidak mengincarmu. Racunnya hanya ada supaya tidak ada yang memakannya. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
Seberapa berat dia?
sepanjang 2 kucing peliharaan dari hidung ke ekor
sepanjang 6 pisang yang dijajarkan
bisa berenang sepanjang kolam renang besar (50 m) dalam 7,5 detikSeberapa besar Hawksbill sea turtle dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
It is biofluorescent and is the first reptile recorded with this trait, meaning it glows under certain light.1
Some sponges it eats are highly toxic to other animals, and it can eat them without harm.1
It closes its unprotected eyes when feeding on stinging animals, and the Portuguese man o' war's stinging cells cannot pierce its armoured head.1
Sponges make up most of its food, which makes it the only primarily sponge-eating reptile among sea turtles.1
Its shell was the main source of tortoiseshell used for decorative items.1
In the eastern Pacific, it nests and feeds mainly in mangrove estuaries rather than on reefs.1
Untuk ahli bisa
- Nama ilmiah
- Eretmochelys imbricata
- Kelompok
- Hewan beracun lainnya
- Keluarga
- Cheloniidae2
- Urutan
- Testudines
- Benua
- Samudra Pasifik, Samudra Atlantik, Samudra Hindia, Laut Merah, Laut Karibia, Laut Koral, Laut Cina Selatan, Laut Filipina, Teluk Meksiko, Laut Andaman, Laut Arab dan Teluk Persia, Laut Timor dan Laut Arafura, Teluk Benggala, Teluk California, Samudra
- Anak
- Hawksbills nest on beaches, and young hatch from the nests. In 2018, around 120 juveniles recently hatched at Pulau Satumu, Singapore.1
- Bagaimana keadaannya di alam liar
- Critically endangered1
- Bahaya bagi manusia
- 4 / 5: Sangat berbahaya3
Dari mana faktanya berasal
- Hawksbill sea turtle (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Eretmochelys imbricata (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Beracun jika dimakan


