Red-necked keelback
The red-necked keelback is a snake from the Indonesian islands of Java and Sumatra. It is unusual because it is venomous, which is rare for snakes in its family, and it was only recently reclassified as dangerous to people.1

Kekuatan bisa
Bisanya keluar lewat taring atau gigi saat menggigit.
Apa efek bisanya?
This snake is rear-fanged, so its venom is delivered through grooved teeth at the back of the upper jaw rather than through hollow front fangs. Its venom can cause internal bleeding, including bleeding in the brain, nausea, and blood clotting problems such as disseminated intravascular coagulation. In animal tests, the venom caused kidney failure.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: SeriusGigitan perlu ke dokter. Kematian sangat jarang.After one fatal and several near-fatal envenomations, the snake was reclassified as dangerous. Most bites to people involve the front teeth and cause no harmful effects, but rare bites from the rear fangs can be lethal. Recent reports describe severe envenomation and organ failure, affecting the kidneys and liver, after even brief bites.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
When threatened, for example by being touched, it can burst its nuchal glands in the red neck, releasing stored toad toxins (bufotoxins) that cause fast heartbeat, drooling, convulsions and paralysis.1
Jika ia menggigit
- Care is needed when treating a bitten person. Injections should be avoided, as they may cause excessive bleeding.1
- Cuci gigitan, jaga orangnya tetap tenang, dan cari bantuan medis. Beberapa spesies (seperti boomslang) bisa mematikan berjam-jam kemudian.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menggigitmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 2 kucing peliharaan dari hidung ke ekor
sepanjang 5 pisang yang dijajarkan
bisa menempuh 100 meter dalam 71 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar Red-necked keelback dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
It stores toxins from the toads it eats in glands in its neck, which it can release when threatened.1
Unusually for a member of the colubrid family, which is a large snake family, this species is venomous.1
Its venom ducts open onto grooved fangs at the back of the mouth, and chewing helps the venom enter a bite.1
During mating, several males may swarm around a single female.1
Pembongkar mitos
Mitos: The red-necked keelback is harmless because it was once thought to be.
Faktanya: It is venomous. It was previously thought harmless, but after serious bites it was reclassified as dangerous.1
Dari mana faktanya berasal
- Rhabdophis subminiatus (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Rhabdophis subminiatus (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Gigitan


Cara mengenalinya