Tropical carpenter bee
SengatanThe broad-handed carpenter bee is a very large, solitary bee that lives across much of Southeast Asia. It digs its nests into wood, often in rafters, fallen trees and telephone poles. It is one of the largest bees in the world, and it is known for its loud, low buzz.1

Kekuatan bisa
Bisanya keluar lewat sengat.
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: RinganSeperti sengatan lebah atau lebih ringan. Pada dasarnya tidak berbahaya bagi manusia.
Jika ia menyengat
- Kerok sengat lebah sampai lepas dan dinginkan bagian itu.
- Jika orangnya sulit bernapas, wajah atau tenggorokannya bengkak, atau merasa mau pingsan, itu darurat alergi: hubungi nomor darurat dan gunakan pena adrenalinnya jika ia punya.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menyengatmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
kira-kira sepanjang penjepit kertas
bisa terbang melintasi lapangan sepak bola dalam 10 detikSeberapa besar Tropical carpenter bee dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
Males mate in mid-air. They grasp the female in flight and place their front or middle legs, which have long fringes of hairs, over her compound eyes.1
It is among the largest carpenter bees and among the largest bees in the world, but it is not the largest. That title belongs to another Southeast Asian bee, the Indonesian Megachile pluto.1
Carpenter bees are used commercially in the Philippines to pollinate passion-fruit flowers, and the flowers have been found to bloom in step with the bees' foraging times.1
In urban areas, it can become attached to certain perches and return to them day after day, even after several generations.1
It can have more than two generations a year, though this depends on how many flowers are available in its habitat.1
Pembongkar mitos
Mitos: It is the world's largest bee.
Faktanya: It is among the largest bees in the world, but the Indonesian Megachile pluto is larger.1
Dari mana faktanya berasal
- Xylocopa latipes (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Xylocopa latipes (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Cara mengenalinya