Venom Wiki
Gambar kartun Asian common toad
No. 1338 dari 1 402

Asian common toad

Duttaphrynus melanostictus
Perlu ke dokterJangan sentuhJarang mematikan, tetapi jika seseorang menyentuh atau memakannya, ia harus ke dokter.
Katak beracun, kodok, dan kadal air Racun di kulitnyaMakan: DagingBeracun, bukan berbisa
Bahaya bagi manusia: SeriusJika seseorang menyentuh atau memakannya, ia harus ke dokter. Kematian sangat jarang.

The Asian common toad is a large toad found across much of South and Southeast Asia. It grows to about 20 cm long and is often seen at night under street lamps. It matters because it has spread to places where it does not belong, and experts worry it could harm local wildlife.1

Beracun atau berbisa? Hewan berbisa menyuntikkan bisa lewat gigitan atau sengatan. Hewan beracun berbahaya jika disentuh atau dimakan. Yang ini beracun.
Hidup di
South and Southeast Asia, from northern Pakistan to Indonesia. Introduced to Madagascar and parts of Indonesia, and detected in Australia.1
Asia
Beranda
Adults live mostly in disturbed lowland places, from upper beaches and riverbanks to farmland and towns. They hide under rocks, leaf litter and logs, and are often seen under street lamps at night, especially when winged termites swarm. They are uncommon in closed forests.1
Panjang
20 cm (7,9 in)1
Kecepatan tertinggi
sekitar 2 km/jam (1,2 mph)
Di darat, perkiraan kasar
Apa makanannya?
Eats a wide range of invertebrates, including scorpions. Its diet covers many small animals found on the ground and in its habitat.1
Beneran!Foto Asian common toad
Asian common toad. Foto: LiCheng Shih. CC BY 2.0, Wikimedia Commons.

Cara mengenalinya

  • Grows to about 20 cm long1
  • Back is yellowish or brownish, with black spines and ridges1
  • Large, kidney-shaped or elongated parotoid glands behind the eyes, which are prominent1
  • Ear drum (tympanum) is very distinct, at least two-thirds the width of the eye1
  • Short, blunt snout and several bony ridges on top of the head1

Kekuatan racun

Racun di kulitnya

Kulitnya beracun. Berbahaya untuk disentuh, dijilat, atau dimakan.

Apa efek racunnya?

Its parotoid glands secrete milky white bufotoxin, a toxin, from its back. It uses this to deter predators. The toxin would beyond reasonable doubt severely affect native predators such as snakes, goannas and quolls.1

Seberapa berbahaya bagi manusia?

Bahaya bagi manusia: SeriusJika seseorang menyentuh atau memakannya, ia harus ke dokter. Kematian sangat jarang.

Apa yang dilakukannya saat takut?

Its glands in the back release toxin to deter predators.1

Jika seseorang menyentuh atau memakannya

  • Jika seseorang menyentuhnya: cuci tangan sampai bersih dan jangan menyentuh mata atau mulut. Jika anak atau hewan peliharaan menjilat atau memakannya: hubungi pusat informasi keracunan atau nomor darurat.

Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama

Tetap aman

  • Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
  • Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
  • Jika kamu menyentuh atau memakannya: jangan mengucek mata atau mulut, cuci tangan, dan cari bantuan medis.

Ia tidak mengincarmu. Racunnya hanya ada supaya tidak ada yang memakannya. Lebih lanjut tentang tetap aman

Seberapa besar dia?

Seberapa panjang dia?

Asian common toad panjangnya sekitar 20 cm (7,9 in)Sebuah pisang sekitar 18 cm (7,1 in)Kucing peliharaan sekitar 50 cm (1,6 ft)
sepanjang 6 balok mainan yang dijajarkanbisa menempuh 100 meter dalam 180 detik (manusia tercepat butuh 9,6)

Seberapa besar Asian common toad dibandingkan KAMU?

Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.

Seberapa cepat dia?

layak diketahui

Fakta

1

It has been described as one of Australia's '10 most unwanted' species, and as potentially more damaging than the cane toad.1

2

Madagascar's native predators lack resistance to its toxins, which could affect local wildlife there.1

3

Tadpoles have been shown to be able to recognise their kin.1

4

Tadpoles grown in sibling groups metamorphosed faster than those kept in mixed groups.1

Untuk ahli bisa

Nama ilmiah
Duttaphrynus melanostictus
Kelompok
Katak beracun, kodok, dan kadal air
Keluarga
Bufonidae2
Urutan
Anura
Benua
Asia
Anak
Breeds during the monsoon. Tadpoles are black, and young toads may be seen in large numbers after monsoon rains finish.1
Bahaya bagi manusia
3 / 5: Serius3

Dari mana faktanya berasal

  1. Duttaphrynus melanostictus (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
  2. Duttaphrynus melanostictus (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
  3. Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.

Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.

Kalajengkingnya lapar! Venom Wiki adalah proyek satu orang: gratis, tanpa iklan, dan tanpa pelacak. Tip kecil membantu menjaganya tetap online.Beri makan kalajengking

Lainnya dari kelompok yang sama: Katak beracun, kodok, dan kadal air

Juga hidup di: Asia

Beri makan kalajengkingkotak tip, agar tetap gratis