Devil reef crab
The devil reef crab is a brightly patterned crab that lives on coral reefs across the Indo-Pacific, from East Africa to Hawaii. It is one of the most dangerous crabs in the world to eat, because its flesh and shell contain strong nerve poisons.1

Kekuatan racun
Ia hanya berbahaya jika ada yang memakannya.
Apa efek racunnya?
This animal is poisonous, not venomous, so it harms people when eaten rather than through a bite or sting. Its shell and meat contain tetrodotoxin and saxitoxin, which are neurotoxins (poisons that attack the nerves). They are absorbed through the gut and interfere with the sodium channels in nerve cells.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: MematikanSalah satu hewan paling berbahaya di dunia.Poisoning from this crab can be fatal. In the Philippines, 50% of intoxication cases are reported to be fatal, and 12 people died on Negros Island in the 1980s. In Timor-Leste, one man died within hours of eating it, and in February 2021 two children in Cagayan died after eating crab their father had caught.1
Jika seseorang menyentuh atau memakannya
- Jika seseorang memakannya atau mengalami gejala setelah memakannya: segera hubungi nomor darurat atau pusat informasi keracunan.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika kamu menyentuh atau memakannya: jangan mengucek mata atau mulut, cuci tangan, dan cari bantuan medis.
Ia tidak mengincarmu. Racunnya hanya ada supaya tidak ada yang memakannya. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 3 balok mainan yang dijajarkanSeberapa besar Devil reef crab dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
Both the shell and the meat contain dangerous neurotoxins, so the crab is not safe to eat in any part.1
Some specimens have been found to contain more than 3000 MU of saxitoxin per gram, a lethal amount for humans.1
The toxins are the same kind of compound that makes pufferfish poisonous.1
The Philippines reports this crab as the most poisonous crab in its waters.1
Dari mana faktanya berasal
- Zosimus aeneus (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Zosimus aeneus (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Beracun jika dimakan
Cara mengenalinya