Fu Manchu lionfish
The Fu Manchu lionfish is a small, reddish-brown reef fish with two large dark spots on its back fin that look like eyes. It lives in warm, clear tropical seas across the Indo-West Pacific, mostly among coral. Its spines carry venom, so it is one to admire from a distance.1

Cara mengenalinya
- Overall colour is reddish-brown.1
- Usually has 2, sometimes 3, large black eye-like spots on the soft-rayed part of the back fin.1
- Has 3 pink to yellowish bars across its flanks.1
- Pectoral (side) fins are banded with pale and brown.1
- Long tentacles on the upper jaw, more than twice the width of the eye.1
Kekuatan bisa
Duri tajam membawa bisa. Menginjak atau memegangnya terasa sakit.
Apa efek bisanya?
The fin spines are venomous, so a puncture from one injects venom.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: MenyakitkanBisa sangat sakit, tetapi hampir tidak pernah serius.
Jika durinya menusukmu
- Rendam luka dalam air panas, sepanas yang masih bisa ditahan tanpa melepuh (coba dulu dengan tanganmu sendiri), selama 30 sampai 90 menit. Cari bantuan medis, terutama untuk ikan batu dan ikan pari.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika durinya menusukmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 4 balok mainan yang dijajarkan
bisa berenang sepanjang kolam renang besar (50 m) dalam 45 detikSeberapa besar Fu Manchu lionfish dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
Before feeding, it snaps its back fin spines and shakes its head from side to side as it approaches prey. This may distract the prey or possibly attract it.1
It may also use the fleshy tentacles on its upper jaw to lure prey within striking distance.1
It moves towards prey by 'hopping' on its pelvic fins or by waving its tail fin, until it is about half its body length away.1
It appears occasionally in the aquarium trade, where it is moderately difficult to keep and not suited to beginners.1
Pembongkar mitos
Mitos: It belongs to the genus Dendrochirus.
Faktanya: Before 2023 it was classed in Dendrochirus, but it is now understood not to be particularly closely related to that genus.1
Dari mana faktanya berasal
- Nemapterois biocellatus (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Dendrochirus biocellatus (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Duri berbisa

