Venom Wiki
Gambar kartun Peruvian giant centipede
No. 0911 dari 1 402

Peruvian giant centipede

Scolopendra gigantea
Perlu ke dokterJarang mematikan, tetapi gigitan perlu ke dokter.
Lipan GigitanMakan: Daging
Bahaya bagi manusia: SeriusGigitan perlu ke dokter. Kematian sangat jarang.

The Peruvian giant centipede is the largest centipede species in the world, growing longer than 30 centimetres. It lives in northern South America and on several Caribbean islands, mostly in rainforests and dry forests. It hunts a wide range of animals, from insects to bats, and its venom is strong enough to stop small mammals.1

Hidup di
Northern South America, with verified records from Aruba, Brazil, Curaçao, Colombia, Venezuela (including Margarita Island) and Trinidad1
Amerika Selatan
Beranda
It lives in tropical or sub-tropical rainforest and tropical dry forest, hiding in dark, damp places such as leaf litter, under rocks and logs, and under tree bark. Near human buildings, it often hides in trash piles, rubble, plant pots, crawl spaces under buildings, under old floor and ceiling boards, and in cracks in wooden, concrete and brick walls.1
Panjang
30 cm (1 ft)1
Kecepatan tertinggi
sekitar 2,5 km/jam (1,6 mph)
Di darat, perkiraan kasar
Apa makanannya?
It eats any animal it can overpower and kill, including large insects, worms, snails, spiders, scorpions, millipedes, tarantulas, small lizards, frogs, snakes, sparrow-sized birds, mice and bats. Large individuals climb cave ceilings and use a few legs to hold on while they handle heavier prey, such as bats.1
Beneran!Foto Peruvian giant centipede
Peruvian giant centipede. Foto: Katka Nemčoková. CC BY-SA 3.0, Wikimedia Commons.

Cara mengenalinya

  • It is the largest centipede species in the world, with a length exceeding 30 centimetres.1
  • Specimens may have 21 or 23 body segments.1
  • Its common name refers to yellow legs.1
  • It climbs readily and can rest in hiding spaces under tree bark.1

Kekuatan bisa

Gigitan

Bisanya keluar lewat taring atau gigi saat menggigit.

Apa efek bisanya?

Its venom is strong enough to immobilise small mammals it hunts, such as bats and mice. The venom is produced in a modified pair of legs placed under the head.1

Seberapa berbahaya bagi manusia?

Bahaya bagi manusia: SeriusGigitan perlu ke dokter. Kematian sangat jarang.

At least one human death has been linked to its venom. In 2014, a four-year-old child in Venezuela died after being bitten by a giant centipede hidden inside an open soda can. Researchers at Universidad de Oriente later confirmed the animal was this species.1

Jika ia menggigit

  • Cuci gigitan, dinginkan atau rendam dalam air hangat untuk meredakan nyeri, dan cari bantuan medis jika memburuk.

Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama

Tetap aman

  • Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
  • Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
  • Jika ia menggigitmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.

Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman

Seberapa besar dia?

Seberapa panjang dia?

Peruvian giant centipede panjangnya sekitar 30 cm (1 ft)Sebuah pisang sekitar 18 cm (7,1 in)Kucing peliharaan sekitar 50 cm (1,6 ft)
sepanjang 9 balok mainan yang dijajarkanbisa menempuh 100 meter dalam 140 detik (manusia tercepat butuh 9,6)

Seberapa besar Peruvian giant centipede dibandingkan KAMU?

Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.

Seberapa cepat dia?

layak diketahui

Fakta

1

Large individuals have a clever way of catching bats: they climb cave ceilings and hold their heavier prey with only a few legs attached to the ceiling.1

2

It is the largest centipede species in the world, with a length exceeding 30 centimetres.1

3

It can overpower animals as large as tarantulas, and it can also kill snakes up to 25 centimetres long.1

4

Its venom comes from a modified pair of legs placed just underneath its head.1

5

It climbs readily and will use hiding spaces under tree bark.1

6

Its natural predators include large birds, spiders, and mammals that hunt arthropods, such as the coati, kinkajou and opossum.1

Untuk ahli bisa

Nama ilmiah
Scolopendra gigantea
Kelompok
Lipan
Keluarga
Scolopendridae2
Urutan
Scolopendromorpha
Benua
Amerika Selatan
Bahaya bagi manusia
3 / 5: Serius3

Dari mana faktanya berasal

  1. Scolopendra gigantea (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
  2. Scolopendra gigantea (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
  3. Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.

Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.

Kalajengkingnya lapar! Venom Wiki adalah proyek satu orang: gratis, tanpa iklan, dan tanpa pelacak. Tip kecil membantu menjaganya tetap online.Beri makan kalajengking

Lainnya dari kelompok yang sama: Lipan

Juga hidup di: Amerika Selatan

Beri makan kalajengkingkotak tip, agar tetap gratis