Venom Wiki
Gambar kartun Textile cone
No. 1142 dari 1 402

Textile cone

Conus textile
Bisa membunuhBisa membunuhmu tanpa pengobatan. Jika ia menyengatmu, segera cari bantuan.
Siput kerucut dan gurita SengatanMakan: Daging
Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.

The textile cone is a venomous sea snail. It is a mollusc with a patterned shell, and it hunts other snails at night. It lives in warm seas around Africa, Australia and the Pacific, and it can sting people, so it is important to know it.1

Hidup di
Red Sea, tropical Indo-Pacific, Australia, New Zealand, Indian Ocean from eastern Africa to Hawaii, French Polynesia1
Samudra Hindia, Samudra Pasifik, Laut Koral, Laut Merah, Laut Filipina, Laut Arab dan Teluk Persia, Laut Timor dan Laut Arafura, Teluk Benggala
Beranda
It lives in estuaries, on rocky shores and in rockpools. During the day it is usually buried in sand, and it comes out to feed at night.1
Panjang
9 cm sampai 15 cm (3,5 in sampai 5,9 in)1
Kecepatan tertinggi
sekitar 0,01 km/jam (0,01 mph)
Berenang, perkiraan kasar
Apa makanannya?
It eats other snails, such as cones and cowries. It uses a radula, a microscopic harpoon-like tooth on a proboscis (a tube at the front of the body), to inject venom that kills its prey.1
Beneran!Foto Textile cone
Textile cone. Foto: Takaaki Hattori. CC BY 4.0, iNaturalist.

Cara mengenalinya

  • Shell is yellowish brown with wavy brown lines.1
  • Triangular white spaces sit between the brown lines and form bands.1
  • The shell opening (aperture) is white.1
  • Typical adults have shells about 9 to 10 cm long, and the largest reach 15 cm.1

Kekuatan bisa

Sengatan

Bisanya keluar lewat sengat.

Apa efek bisanya?

Its venom is a conotoxin, a mix of toxins injected through the harpoon-like radular tooth. The venom contains the neurotoxin RPRFamide, which attacks the nerves.1

Seberapa berbahaya bagi manusia?

Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.

Several human deaths have been attributed to this species. A 2004 report linked about 30 human deaths to cone snails as a group. Live animals should be handled carefully or not at all, and anyone handling one without protecting exposed skin is at risk.1

Jika ia menyengat

  • Imobilisasi dengan tekanan: balut gigitan dengan perban elastis yang kencang lalu lanjutkan ke seluruh anggota tubuh, pasang bidai, dan jaga orangnya benar-benar diam sampai bantuan datang.
  • Gurita cincin biru atau siput kerucut bisa membuat orang berhenti bernapas padahal ia masih sadar: minta bantuan dan bersiaplah memberi napas buatan sampai ambulans datang.

Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama

Tetap aman

  • Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
  • Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
  • Jika ia menyengatmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.

Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman

Seberapa besar dia?

Seberapa panjang dia?

Textile cone panjangnya sekitar 15 cm (5,9 in)Ponsel pintar sekitar 15 cm (5,9 in)Sebuah pisang sekitar 18 cm (7,1 in)
sepanjang 5 balok mainan yang dijajarkanlebih lambat dari siput kebun

Seberapa besar Textile cone dibandingkan KAMU?

Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.

Seberapa cepat dia?

layak diketahui

Fakta

1

Its shell pattern is made by natural cellular automata, and it resembles Wolfram's rule 30 pattern.1

2

The pigment cells that make the pattern sit in a narrow band along the shell's lip, and each cell responds to its neighbours.1

3

Its proboscis can reach any part of its own shell.1

4

In Australia it is most common in northern Queensland, but sightings are spreading south into New South Wales as ocean temperatures warm with climate change.1

5

Its larvae drift in the current for about 16 days before settling on the bottom of the sea.1

Untuk ahli bisa

Nama ilmiah
Conus textile
Kelompok
Siput kerucut dan gurita
Keluarga
Conidae2
Urutan
Neogastropoda
Benua
Samudra Hindia, Samudra Pasifik, Laut Koral, Laut Merah, Laut Filipina, Laut Arab dan Teluk Persia, Laut Timor dan Laut Arafura, Teluk Benggala, Samudra
Anak
The female lays several hundred eggs at a time. They hatch after about 16 or 17 days, and the larvae float in the current for about 16 days before settling on the sea floor at about 1.5 mm long.1
Bahaya bagi manusia
4 / 5: Sangat berbahaya3

Dari mana faktanya berasal

  1. Conus textile (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
  2. Conus textile (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
  3. Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.

Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.

Kalajengkingnya lapar! Venom Wiki adalah proyek satu orang: gratis, tanpa iklan, dan tanpa pelacak. Tip kecil membantu menjaganya tetap online.Beri makan kalajengking

Lainnya dari kelompok yang sama: Siput kerucut dan gurita

Juga hidup di: Samudra Hindia

Beri makan kalajengkingkotak tip, agar tetap gratis