Anderson's crocodile newt
Anderson's crocodile newt is a stout, dark salamander that lives in forests and wet places on the Ryukyu Islands of Japan. It is special because it can push its own ribs through its skin and glands to release a toxin at a threat.1

Kekuatan bisa
Duri tajam membawa bisa. Menginjak atau memegangnya terasa sakit.
Apa efek bisanya?
The newt's glands produce tetrodotoxin, a toxin that is released when the ribs puncture the skin and glands.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: RinganSeperti sengatan lebah atau lebih ringan. Pada dasarnya tidak berbahaya bagi manusia.Apa yang dilakukannya saat takut?
When threatened, it uses its ribs to puncture its skin and glands, releasing its toxin at the attacker.1
Jika durinya menusukmu
- Jika seseorang menyentuhnya: cuci tangan sampai bersih dan jangan menyentuh mata atau mulut. Jika anak atau hewan peliharaan menjilat atau memakannya: hubungi pusat informasi keracunan atau nomor darurat.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika durinya menusukmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 5 balok mainan yang dijajarkanSeberapa besar Anderson's crocodile newt dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
It is one of few animals that can use its ribs to pierce its own skin and glands to deliver a defensive toxin.1
Its ribs have an unusual structure, lacking muscle attachments at their ends.1
Some of its glands can look lighter in colour than the skin around them, which may mean a higher concentration of toxin there.1
Paved roads with roadside gutters are reportedly leading to many of these newts ending up as roadkill.1
It is threatened by habitat loss and by collection for the illegal pet trade.1
It breeds from February to July, with activity peaking from March to May.1
Untuk ahli bisa
- Nama ilmiah
- Echinotriton andersoni
- Kelompok
- Katak beracun, kodok, dan kadal air
- Keluarga
- Salamandridae2
- Urutan
- Caudata
- Benua
- Asia
- Anak
- The female lays a small clutch of eggs in leaf litter, humus soil, or under small objects such as leaves or rocks, usually no more than a metre or two from still water. The eggs hatch after 22 to 27 days, and the young leave the water as land-living adults after another 2 to 3 months.1
- Bahaya bagi manusia
- 1 / 5: Ringan3
Dari mana faktanya berasal
- Anderson's crocodile newt (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Echinotriton andersoni (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Duri berbisa
Cara mengenalinya