Ashe's spitting cobra
Menyemprot atau meludahAshe's spitting cobra is a large venomous snake from eastern and northeastern Africa. It is the largest of all the spitting cobras, and it can spray venom from a distance as well as bite. Its venom can cause blindness if it gets into the eyes and not treated at once.1

Cara mengenalinya
- Very heavily built, with a big head1
- Colour ranges from light grey and pale mustard to dark brown1
- Pale along the belly, sometimes with slight speckling or blotches1
- A dark brown band across the throat1
- Average length about 1.3 to 2.0 m including the tail, making it the largest spitting cobra1
Sering tertukar dengan: It was once thought to be a brown form of the black-necked spitting cobra. It was classed as a separate species in 2007.1
Kekuatan bisa
Ia menyemprotkan atau meludahkan cairan pedih ke penyerangnya.
Apa efek bisanya?
Its venom is neurotoxic, meaning it attacks the nerves, and cytotoxic, meaning it destroys cells. It is very similar to the venom of other spitting cobras, but it can inject a much larger volume in one bite. Its venom also causes strong tissue death around a wound.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.The venom has low whole-body toxicity, so survival is very likely with proper treatment. Survivors may be left disfigured by tissue damage. If venom gets into the eyes and is not treated immediately, blindness is likely. Even with antivenom, amputation may be needed after a full dose from a large specimen.1
Kabar baik: dokter punya obat (antibisa) atau pengobatan untuk ini.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
It is very defensive and does not hesitate to spit when it feels cornered. It can keep spitting for hours without running out of venom straight away.1
Jika ia menggigit atau meludah
- If venom gets into the eyes, rinse them straight away with water or another bland liquid, as delay can cause permanent blindness. Whether the person has been bitten or spat at, they should see a doctor as soon as possible. Treatment is the appropriate antivenom, SAVP polyvalent from South African Vaccine Producers, and the dose may need to be higher than for the average black-necked spitting cobra bite.1
- Jaga orangnya tetap diam dan tenang, lepaskan cincin dan benda yang ketat, lalu segera ke rumah sakit: pengobatannya adalah antibisa.
- Jika bisa disemburkan ke mata, segera bilas mata dengan banyak air bersih.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menggigitmu atau meludahkan bisa ke matamu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 2,5 anjing dari hidung ke ekor
sepanjang 15 pisang yang dijajarkan
bisa menempuh 100 meter dalam 41 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar Ashe's spitting cobra dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
It is the world's largest species of spitting cobra.1
It can spit venom in large amounts for hours.1
The largest specimen recorded, caught in Kenya, measured 270 cm in total length.1
One milked specimen at the Bio-Ken Snake Farm in 2004 produced a wet venom yield of 6.2 ml.1
It is most closely related to the Mozambique spitting cobra.1
Pembongkar mitos
Mitos: It is just a brown form of the black-necked spitting cobra.
Faktanya: It was classed as a separate species in 2007, after experts recognised its differences from other spitting cobras.1
Dari mana faktanya berasal
- Naja ashei (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Naja ashei (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.