Cape cobra
The Cape cobra is a medium-sized, highly venomous cobra. It lives in many kinds of land across southern Africa, and it often comes close to people. It is regarded as one of the most dangerous cobras in all of Africa.1

Cara mengenalinya
- Colour ranges from yellow through golden brown and dark brown to black.1
- Many individuals have black or pale stippling and blotches.1
- Juveniles have a dark throat that continues down the belly.1
- Adults are typically 1.2 to 1.4 m long.1
- When threatened, it raises the front of its body and spreads a broad hood.1
Sering tertukar dengan: Juvenile Cape cobras have dark throats, which often leads people to confuse them with the rinkhals, a spitting cobra. The dark throat fades during the first year or two of life.1
Kekuatan bisa
Bisanya keluar lewat taring atau gigi saat menggigit.
Apa efek bisanya?
Its venom is thick and syrupy, and contains potent neurotoxins that act on the nerves, and possibly cardiotoxins that affect the heart. The venom can affect the respiratory system, nervous system and heart. When death occurs, it normally takes one to ten hours, or more, and is often caused by respiratory failure due to paralysis.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: MematikanSalah satu hewan paling berbahaya di dunia.It is regarded as one of the most dangerous cobras in Africa because of its potent venom and its frequent presence around houses. The mortality rate for untreated bites is not exactly known, but is thought to be high, around 50%. Outcomes depend on factors such as the amount of venom injected and the bitten person's state of mind.1
Kabar baik: dokter punya obat (antibisa) atau pengobatan untuk ini.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
When threatened, it raises its forebody, spreads a broad hood, may hiss loudly and strikes readily.1
Jika ia menggigit
- Mechanical ventilation (a machine that helps the person breathe) and symptom management are often enough to save a life. Serious cases need antivenom, which is a polyvalent antivenom produced by the South African Institute of Medical Research.1
- Jaga orangnya tetap diam dan tenang, lepaskan cincin dan benda yang ketat, lalu segera ke rumah sakit: pengobatannya adalah antibisa.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menggigitmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 3 kucing peliharaan dari hidung ke ekor
sepanjang 9 pisang yang dijajarkan
bisa menempuh 100 meter dalam 48 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar Cape cobra dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
Dari mana faktanya berasal
- Cape cobra (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Naja nivea (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Gigitan

