Equatorial spitting cobra
The equatorial spitting cobra is a medium-sized cobra found in Southeast Asia. It can spray venom from a distance, which is what makes it special. It lives mainly in forests and sometimes in gardens and towns.1

Cara mengenalinya
- Medium-sized, usually 0.9 to 1.2 metres long, and can grow up to 1.5 metres1
- Has no hood marks1
- Comes in two colour forms: yellow (common in Thailand and northern Peninsular Malaysia) and black (found in Peninsular Malaysia, Singapore and the islands of Indonesia and the Philippines)1
- Juveniles and adults often have different colours1
- Has smooth scales and a short, rounded snout1
Kekuatan bisa
Ia menyemprotkan atau meludahkan cairan pedih ke penyerangnya.
Apa efek bisanya?
Its venom is postsynaptic neurotoxic, meaning it attacks the nerves. It also contains cardiotoxins, which damage the heart, and cytotoxins, which damage cells. The venom is strong enough that a bite can be serious.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.It will spit venom readily when cornered or threatened, and it can spit from up in trees. It will also strike and bite. The yellow form from Thailand is described as highly aggressive and more prone to spitting large amounts.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
When cornered or threatened, it spits venom and will also strike and bite.1
Jika ia menggigit atau meludah
- Jaga orangnya tetap diam dan tenang, lepaskan cincin dan benda yang ketat, lalu segera ke rumah sakit: pengobatannya adalah antibisa.
- Jika bisa disemburkan ke mata, segera bilas mata dengan banyak air bersih.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menggigitmu atau meludahkan bisa ke matamu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 3 kucing peliharaan dari hidung ke ekor
sepanjang 8 pisang yang dijajarkan
bisa menempuh 100 meter dalam 51 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar Equatorial spitting cobra dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
It can spit venom even when it is up in the trees.1
Cardiotoxins make up about 40% of its venom protein, a higher share than in some related spitting cobras.1
The yellow colour form from Thailand is described as more aggressive than the black form.1
It is mainly active during the day and lives on the ground.1
Pembongkar mitos
Mitos: It is just a subspecies of the Indian cobra.
Faktanya: It was first defined as its own species in 1989. Earlier, its populations had been grouped under several subspecies of the Indian cobra.1
Dari mana faktanya berasal
- Equatorial spitting cobra (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Naja sumatrana (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Menyemprot atau meludah

