New Guinea small-eyed snake
The New Guinea small-eyed snake, Micropechis ikaheka, is a highly venomous snake that lives on New Guinea and nearby islands. It is the only species in its genus, and it is known for causing many deadly bites, especially on Karkar Island in Papua New Guinea. Its bites are a serious medical concern in the places where it lives.1

Cara mengenalinya
Kekuatan bisa
Bisanya keluar lewat taring atau gigi saat menggigit.
Apa efek bisanya?
Its venom is strong enough that it is considered a dangerous snake. Common symptoms include local muscle pain and tenderness, fever, abdominal pain, vomiting, dizziness, headache, low blood pressure and spontaneous bleeding. In severe cases, the venom also affects the nerves and muscles, causing drooping eyelids, slurred speech and jaw locking, and death can result from respiratory paralysis (when the muscles used for breathing stop working).1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: Sangat berbahayaBisa membunuh orang yang tidak diobati.This snake has been linked to many fatal bites. The first proven human death occurred in 1958 in Wau, Papua New Guinea, where a young man died 36 hours after being bitten on the base of the thumb while handling the snake. It causes about 40% of snake envenomations on Karkar Island, but less than 10% on the mainland, where death adders cause most snakebites. Plantation workers are most at risk, especially when moving husk piles, cutting grass, walking on plantation tracks or harvesting cocoa beans.1
Kabar baik: dokter punya obat (antibisa) atau pengobatan untuk ini.1
Apa yang dilakukannya saat takut?
Although it is normally shy, it becomes highly aggressive when disturbed, for example if it is handled or stepped on, and then it strikes quickly and readily. Its bite is tenacious and chewing, and it is not easily released.1
Jika ia menggigit
- Imobilisasi dengan tekanan: balut gigitan dengan perban elastis yang kencang lalu lanjutkan ke seluruh anggota tubuh, pasang bidai, dan jaga orangnya benar-benar diam sampai bantuan datang.
- Jangan mencuci luka gigitan: rumah sakit bisa memeriksa sisa bisa di kulit untuk memilih antibisa yang tepat.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika ia menggigitmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.
Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
sepanjang 4 kucing peliharaan dari hidung ke ekor
sepanjang 12 pisang yang dijajarkan
bisa menempuh 100 meter dalam 46 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar New Guinea small-eyed snake dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
A bite from this snake was linked to a human death in 1958, when a young man died 36 hours after being bitten on the thumb while handling it.1
It is cannibalistic, and it also hunts rodents, lizards and other snakes.1
On Karkar Island, where it is common, it is called the "white snake" because of its pale colouring.1
Its name, ikaheca, means "land eel" in a local West Papuan language.1
Pembongkar mitos
Mitos: A dead snake is harmless and cannot bite.
Faktanya: A villager was bitten on the thumb by a snake he had reportedly killed, possibly because of a reflex action after death. Dead snakes can still bite, so they should be handled with care.1
Dari mana faktanya berasal
- Micropechis (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Micropechis ikaheka (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Gigitan

