Anthony's poison arrow frog
Anthony's poison arrow frog is a small, brightly marked frog that lives on the forest floor in southwestern Ecuador and northwestern Peru. It is poisonous rather than venomous: its skin carries a very strong toxin, so it should never be touched or handled. Scientists have used a chemical from this frog to study the nervous system.1

Kekuatan racun
Kulitnya beracun. Berbahaya untuk disentuh, dijilat, atau dimakan.
Apa efek racunnya?
This frog is poisonous, not venomous. Its skin contains epibatidine, an extremely toxic substance similar to nicotine, which acts on the nerves. It is not used in medicine because it is too toxic for human use, and it is now used only for research.1
Seberapa berbahaya bagi manusia?
Bahaya bagi manusia: MenyakitkanBisa sangat sakit, tetapi hampir tidak pernah serius.The frog's skin toxin is described as extremely toxic. Contact with the skin is the main concern, and the frog should not be handled.1
Jika seseorang menyentuh atau memakannya
- Jika seseorang menyentuhnya: cuci tangan sampai bersih dan jangan menyentuh mata atau mulut. Jika anak atau hewan peliharaan menjilat atau memakannya: hubungi pusat informasi keracunan atau nomor darurat.
Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama
Tetap aman
- Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
- Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
- Jika kamu menyentuh atau memakannya: jangan mengucek mata atau mulut, cuci tangan, dan cari bantuan medis.
Ia tidak mengincarmu. Racunnya hanya ada supaya tidak ada yang memakannya. Lebih lanjut tentang tetap aman
Di mana di dunia?
Seberapa besar dia?
Seberapa panjang dia?
kira-kira sepanjang penjepit kertas
bisa menempuh 100 meter dalam 110 detik (manusia tercepat butuh 9,6)Seberapa besar Anthony's poison arrow frog dibandingkan KAMU?
Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.
Seberapa cepat dia?
Fakta
Epibatidine, one of the most toxic substances found in this frog, was first derived from it and named after it.1
The toxin appears to come from the frog's diet, because frogs raised in captivity had none.1
The male, not the female, carries the tadpoles on his back to water.1
Frogs collected from different habitats had different levels of toxin.1
Untuk ahli bisa
- Nama ilmiah
- Epipedobates anthonyi
- Kelompok
- Katak beracun, kodok, dan kadal air
- Keluarga
- Dendrobatidae2
- Urutan
- Anura
- Benua
- Amerika Selatan
- Anak
- The female lays a clutch of 15 to 40 eggs on the ground among leaf litter. The male guards the eggs until they hatch in about two weeks, then carries the tadpoles on his back to a suitable water body, where they develop into frogs in about sixty days.1
- Bagaimana keadaannya di alam liar
- Near Threatened (IUCN and Peru); Least Concern in Ecuador1
- Bahaya bagi manusia
- 2 / 5: Menyakitkan3
Dari mana faktanya berasal
- Anthony's poison arrow frog (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
- Epipedobates anthonyi (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
- Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.
Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.
Racun di kulitnya
Cara mengenalinya