Venom Wiki
Gambar kartun Greening's frog
No. 1352 dari 1 402

Greening's frog

Corythomantis greeningi
Tentang namanya: The specific name greeningi honours Linnaeus Greening (1855–1927), an English businessman and naturalist known for his work on arachnids, reptiles and amphibians.1
Hanya sakitJangan sentuhSakit, tetapi tidak akan melukaimu dengan serius.
Katak beracun, kodok, dan kadal air Duri berbisaBeracun, bukan berbisa
Bahaya bagi manusia: MenyakitkanBisa sangat sakit, tetapi hampir tidak pernah serius.

Greening's frog is a small tree frog that lives in the dry thorn scrub of eastern Brazil. It is venomous: it has spines on its skull that can inject venom when it headbutts. It is special because it survives a semi-desert climate by hiding in tree hollows, rock cracks and bromeliads.1

Beracun atau berbisa? Hewan berbisa menyuntikkan bisa lewat gigitan atau sengatan. Hewan beracun berbahaya jika disentuh atau dimakan. Yang ini beracun.
Hidup di
Northeastern and eastern Brazil, reaching as far south as northern Minas Gerais state1
Amerika Selatan
Beranda
It lives in the caatinga, a semi-desert of shrubland and thorn forest with a short wet season and a long hot dry season. It is usually found on plants, including bromeliads, and on rock outcrops. It breeds in temporary streams.1
Panjang
7,1 cm sampai 8,7 cm (2,8 in sampai 3,4 in)1
Kecepatan tertinggi
sekitar 4,4 km/jam (2,7 mph)
Di darat, perkiraan kasar
Beneran!Foto Greening's frog
Greening's frog. Foto: Boulenger, G.A.. Public domain, Wikimedia Commons.

Cara mengenalinya

  • Light brown or grey body, blotched with red or brown patches1
  • Females are generally darker than males1
  • Narrow head with bony crests behind the eyes and a long flat snout with small spines1
  • Warty skin on a slender body and legs1
  • Well-developed adhesive discs on the tips of the fingers and toes1

Kekuatan bisa

Duri berbisa

Duri tajam membawa bisa. Menginjak atau memegangnya terasa sakit.

Apa efek bisanya?

Its skull spines inject venom into other animals, or into a human hand, when it headbutts. Its skin secretions contain steroids and alkaloids, which in laboratory tests caused a powerful painful effect and swelling in mouse cells. In the wild these secretions act as a chemical defence against predators.1

Seberapa berbahaya bagi manusia?

Bahaya bagi manusia: MenyakitkanBisa sangat sakit, tetapi hampir tidak pernah serius.

Apa yang dilakukannya saat takut?

It hides in a tree hollow, rock crevice or bromeliad, sealing the entrance with its head, and it defends itself by headbutting with its skull spines.1

Jika durinya menusukmu

  • Jika seseorang menyentuhnya: cuci tangan sampai bersih dan jangan menyentuh mata atau mulut. Jika anak atau hewan peliharaan menjilat atau memakannya: hubungi pusat informasi keracunan atau nomor darurat.

Selalu hubungi nomor darurat dulu (112, 000, 911). Ini panduan pertolongan pertama umum, bukan nasihat medis. Dasar-dasar pertolongan pertama

Tetap aman

  • Jangan pernah menyentuh, menangkap, atau mengganggu hewan liar, walaupun kecil, dan walaupun tampak tidur atau mati.
  • Beri ia ruang. Jika bertemu, tetap tenang, mundur perlahan, dan biarkan ia pergi.
  • Jika durinya menusukmu: tetap tenang, jangan bergerak, hubungi nomor darurat (112, 000, 911) atau segera ke rumah sakit. Ingat seperti apa rupanya, foto sangat membantu.

Ia tidak mengincarmu. Ia memakai bisanya untuk menangkap makanan atau melindungi diri, dan ia jauh lebih suka bersembunyi. Lebih lanjut tentang tetap aman

Seberapa besar dia?

Seberapa panjang dia?

Greening's frog panjangnya sekitar 8,7 cm (3,4 in)Penjepit kertas sekitar 3 cm (1,2 in)Ponsel pintar sekitar 15 cm (5,9 in)
sepanjang 2,5 balok mainan yang dijajarkanbisa menempuh 100 meter dalam 82 detik (manusia tercepat butuh 9,6)

Seberapa besar Greening's frog dibandingkan KAMU?

Hanya hitungan di browsermu. Tidak ada yang disimpan atau dikirim ke mana pun.

Seberapa cepat dia?

layak diketahui

Fakta

1

Unlike poison dart frogs, which only secrete poison from their skin, this frog can inject venom through spines on its skull.1

2

The skin of its head is fused to the skull to form a casque, a hard helmet-like structure.1

3

In laboratory tests, its skin secretions also slowed the growth of mouse fibroblast and melanoma cells.1

4

It has a tough, water-resistant skin and a low metabolic rate, which help it survive the dry semi-desert climate.1

5

When the rains start and the streams run with water, males set up territories near the water and call to attract females.1

6

It shares its headbutting, spine-injecting defence with another frog, Nyctimantis brunoi.1

Untuk ahli bisa

Nama ilmiah
Corythomantis greeningi
Kelompok
Katak beracun, kodok, dan kadal air
Keluarga
Hylidae2
Urutan
Anura
Benua
Amerika Selatan
Anak
The female lays several hundred eggs, attached to a rock in the watercourse.1
Bagaimana keadaannya di alam liar
Least Concern1
Bahaya bagi manusia
2 / 5: Menyakitkan3

Dari mana faktanya berasal

  1. Corythomantis greeningi (Wikipedia (CC BY-SA 4.0))
  2. Corythomantis greeningi (iNaturalist): nama dan klasifikasi.
  3. Venom Wiki: tingkat bahaya, ukuran umum, dan perkiraan kecepatan adalah buatan kami. Lihat cara kami menghitungnya: Cara kami menilai bahaya.

Setiap fakta di halaman ini punya nomor yang menunjuk ke sumbernya. Kalau kami salah, maaf ya, kami penggemar hewan, bukan jurnal ilmiah. Beri tahu kami di [email protected] dan kami akan memperbaikinya.

Kalajengkingnya lapar! Venom Wiki adalah proyek satu orang: gratis, tanpa iklan, dan tanpa pelacak. Tip kecil membantu menjaganya tetap online.Beri makan kalajengking

Lainnya dari kelompok yang sama: Katak beracun, kodok, dan kadal air

Juga hidup di: Amerika Selatan

Beri makan kalajengkingkotak tip, agar tetap gratis